mimpi ketinggalan bis

1b itu berapa - Polres Malang Kerahkan 15.603 Personel Untuk Kawal Pilkada 2024

2024-10-06 14:07:50

1b itu berapa,hoki jos,1b itu berapa
JPNN.com » Politik » Pilkada » Polres Malang Kerahkan 15.603 Personel Untuk Kawal Pilkada 2024

Polres Malang Kerahkan 15.603 Personel Untuk Kawal Pilkada 2024

Senin, 19 Agustus 2024 – 19:41 WIB Polres Malang Kerahkan 15.603 Personel Untuk Kawal Pilkada 2024Facebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comAparat Kepolisian. Foto: Ridwan/jpnn.com

jpnn.com, MALANG - Sebanyak 15.603 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 melalui giat Operasi Mantap Praja Semeru 2024 yang berlangsung selama 135 hari yakni mulai 19 Agustus hingga 31 Desember 2024.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan personel tersebut terdiri dari 700 anggota Polri, 447 prajurit TNI, serta 14.456 petugas keamanan lainnya.

"Operasi ini melibatkan 15.603 personel, tetapi jumlah personel bisa bertambah karena kami juga mendapat dukungan dari Polres Batu untuk membantu pengamanan di Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon," kata Putu Kholis dikutip dari Antara, Senin (19/8).

Baca Juga:
  • 10 Hektare Lahan Gambut di OKI Terbakar, Irjen Rachmad Tambah Personel untuk Pemadaman

Nantinya saat pelaksanaan pemungutan suara, para personel gabungan yang berjumlah lebih dari 15 ribu tersebut akan disebar di 3.712 TPS se-Kabupaten Malang.

Putu Kholisi menuturkan seluruh persiapan proses pengamanan Pilkada 2024 di Kabupaten Malang sudah matang.

Para petugas yang diterjunkan juga telah mengikuti apel Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Mapolres Malang hari ini.

Baca Juga:
  • Pengamat Soroti Fenomena Politikus Kutu Loncat Menjelang Pilkada 2024

Selain itu, pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawanan melalui indeks potensi gangguan keamanan selama masa Pilkada sehingga diharapkan mampu mencegah berbagai potensi risiko secara tepat dan efektif.

Berdasarkan indeks potensi kerawanan Pilkada, lanjutnya, ada beberapa lokasi pemungutan suara (TPS) yang menjadi perhatian lantaran faktor kondisi cuaca dan geografis.